Pisang goreng buat happy...
Kemarin untuk suatu urusan saya meninggalkan mobil di kantor dan memnta adik menjemput dan mengantarkan ke Thamrin karena tak tahan membayangkan kemacetan yang akan dilalui menghindari 3 in 1. Karena suatu keperluan saya menyuruh adik saya pulang lebih dulu, dan saya naik busway. Setelah bertemu 2 orang dengan argumen yang membuat saya kurang nyaman, dengan lelah saya pulang naik busway. Untunglah di Halte Sarinah saya bisa mendapatkan tempat duduk. Masih dengan pikiran gak nyaman soal pertemuan tadi begitu juga problem yang terjadi.
Turun di halte Olimo, saya memilih jalan kaki menunggu angkot JP01. Jika naik bemo biasanya mutar di kartini dan saya tidak suka jalan di kegelapan, jadi milih jalan agak jauh dari Olimo untuk dapat naik angkot. Ternyata jauh ya sampai perut lapar karena belum buka puasa, akhirnya beli pisang kalimantan 3 buah, kue bantal 2 buah. 5000 rupiah.
Dapatlah angkot yg ditunggu, naik, kebiasaan saya berha ha hihi dg orang baru tetap saja dilakukan walau bete, saya tawarkan supir untuk makan pisang goreng bersama saya, eh dia mau lho. malah kita paroan...alhasil saya bilang mesra sekali yah, makan pisang sepotong berdua. kami tertawa. Kemudian karena ada 2 potong lagi, saya tawarkan satu lagi, dan saya makan satu. supir itu ok saja. jadilah perjalanan pendek itu diisi dg makan pisang goreng kalimantan. Sisupir nampaknya bukan orang suka ngobrol tapi terlihat happy...aneh kali yah ada orang norak kayak saya.
cuma sekitar 10 menitan sudah sampe pintu air, saya harus turun tapi lampu hijau. Angkot biasanya gak mau berhenti dan memilih menurunkan di jembatan kartini. Tapi dia memilih berhenti dipojokan. ah apa karena pisang goreng? mungkin saja
tapi hati saya bahagia bisa bertegur sapa bahkan makan bersama sepotong 1/2 pisang goreng dengan pak supir angkot. mungkin dia lupa wajah saya, atau saya pun lupa bagaimana tampang dia. Tapi kita gak perlah lupa how i made him feel and how he made me feel.
Ah terima kasih ya Allah, ternyata menjadi orang ramah itu selalu menyenangkan. Membuat hati bahagia karena bisa membahagiakan orang lain walau dengan sepotong pisang goreng.
Yah benar, make yourself happy gak usah nunggu orang lain bikin kita bahagia.
